2016: Tahun yang Asyik

2016 adalah tahun yang asyik bagi saya. Asyik tentu bukan melulu tentang canda dan gelak tawa, namun termasuk di dalamnya penyesalan, kehilangan, dan segala rasa lainnya. Saya bukan pemilik otak yang mampu mengingat segala detil pengalaman yang saya alami di masa lampau. Hanya beberapa saja memori yang mampu saya ingat, entah itu kejadian kecil atau… Continue reading 2016: Tahun yang Asyik

Sastra Inggris, Mau Jadi Apa?

Di saat yang lain sok galau dengan pertanyaan, "Kapan nikah?", saya justru lebih galau karena pertanyaan, "Habis kuliah, mau kerja di mana?" Sebuah pertanyaan yang dalem, mak jleb, ngena dan nonjok banget. Setidaknya ada tiga orang yang melontarkan pertanyaan asyik tersebut pas Lebaran kemarin. Pertama, seorang tukang bangunan yang sedang merenovasi dapur di rumah. Kedua,… Continue reading Sastra Inggris, Mau Jadi Apa?

IPK Rendah vs IPK Tinggi

Saya sudah sering mendengar celetukan tentang sukses tidaknya seseorang dilihat dari tinggi rendahnya IPK alias Indeks Prestasi Kumulatif. Yang sering jadi bahan guyonan adalah bahwa mahasiswa dengan IPK rendah akan menjadi pemilik perusahaan, sedangkan mahasiswa IPK tinggi menjadi karyawannya. Eh, mungkin sekarang bukan hanya sekadar guyonan, tetapi kepercayaan. Dasar penilain tersebut adalah karena mahasiswa IPK… Continue reading IPK Rendah vs IPK Tinggi

I Thought It Was Nothing!

Today I had a class: Introduction to Theory of Literature. The class was divided into six groups last week, and today we had to present our analysis of Gilman's short story The Yellow Wallpaper in front of the class, using slides. We used feminist criticism to analyze the text. You can read the short story here. My… Continue reading I Thought It Was Nothing!