1

Tahun baru ya?

Malam tahun baru kemarin saya habiskan bersama penghuni kos yang lain beserta pemilik kos. Gak semalaman juga sih, wong cuma bakar-bakar ikan dan ayam sekitar jam 9, lalu makan bersama jam 11.

Setelah kenyang saya kembali ke kamar, melanjutkan nonton American Horror Story yang sudah sampai season 3. Saat kembang api mulai membuat gaduh, saya juga tak berminat keluar kamar melihat-lihat. Detik pergantian tahun saya nikmati dengan menatap gerakan angka di layar laptop yang awalnya 11:59:59 PM lalu berubah menjadi 12:00:00 AM.

2015 adalah tahun yang spesial, tapi juga penuh dengan penyesalan. Spesial karena saya bisa lulus kuliah diploma dan melanjutkan ke jenjang S1. Penuh penyesalan karena banyak sekali waktu terbuang sia-sia karena penyakit malas.

Saya memang akhirnya lulus, tapi hampir saja saya harus menunda melanjutkan S1. PKL sudah selesai sejak bulan Februari, tapi saya menunda-nunda untuk memulai mengerjakan tugas akhir (TA). TA yang tebalnya hanya sekitar 40 halaman baru selesai sekitar bulan Juni akhir.

Batas akhir pendaftaran S1 adalah tanggal 2 Agustus, sedangkan sampai tanggal 27 Juli saya belum sidang TA. Perasaan khawatir tak bisa saya hindari lagi. Saya tak bisa membayangkan jika saya harus menunda setahun untuk melanjutkan kuliah lagi. Namun, dengan bantuan dari Pak Agus DP, selaku Kaprodi jurusan saya, dan Bu Dini, selaku pembimbing saya, akhirnya saya bisa melakukan sidang TA pada tanggal 31 Juli. Sungguh mefet sekali dengan deadline pengumpulan berkas pendaftaran S1. Walaupun akhirnya saya diterima, tetap saja saya merasa bersalah terhadap diri saya sendiri. Kenapa saya begitu mudahnya dikalahkan oleh malas?

Saat menulis ini pun saya sedang malas. Piring bekas sarapan tadi pagi jam 6 belum saya cuci, termasuk penanak nasinya. Sekarang sudah pukul 10 lebih. Males banget ‘kan saya? Ya sudah, sampai juga lagi. Saya mau cuci piring sekalian mandi.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.